Cari Kode KBLI 2025
Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia terbaru berdasarkan Peraturan BPS 7/2025.
Total 1520 kode KBLI tersedia
Pengertian KBLI
KBLI adalah standar klasifikasi kegiatan ekonomi di Indonesia yang digunakan untuk mengelompokkan semua jenis usaha berdasarkan karakteristik kegiatan ekonominya.
KBLI dirancang agar data statistik dan administrasi bisnis memiliki format yang konsisten dan seragam, baik di tingkat nasional maupun internasional.
KBLI 2025 Mencabut KBLI 2020
Dengan berlakunya Peraturan BPS 7/2025, maka KBLI 2020 secara resmi dicabut dan tidak lagi digunakan sebagai acuan utama.
Yang artinya:
- Semua pengurusan perizinan usaha baru wajib mengacu pada KBLI 2025;
- Penyesuaian KBLI diperlukan bagi usaha yang mengalami perubahan kegiatan; dan
- Instansi pemerintah dan sistem perizinan terintegrasi akan menggunakan KBLI versi terbaru.
Apa Saja Yang Baru di KBLI 2025
KBLI 2025 menghadirkan sejumlah pembaruan dibandingkan versi sebelumnya, diantaranya antara lain:
-
Penambahan kode usaha baru. Mengakomodasi jenis usaha modern seperti layanan digital, platform berbasis aplikasi, dan teknologi informasi terbaru.
-
Penyempurnaan deskripsi kegiatan usaha. Uraian kegiatan dibuat lebih spesifik agar tidak menimbulkan multitafsir.
-
Penggabungan dan pemisahan kode tertentu. Beberapa kode lama disederhanakan, sementara yang lain dipecah untuk mencerminkan kegiatan usaha secara lebih akurat.
-
Penyesuaian dengan standar internasional. KBLI 2025 diselaraskan dengan klasifikasi usaha internasional untuk mendukung statistik dan kerja sama global.
Wajib dilakukan penyesuaian KBLI 2025 paling lambat 6 (enam) bulan sejak tanggal diundangkan atau 18 Juni 2026.
Menampilkan 131–140 dari 1520 kode
| Kode | Judul | Keterangan |
|---|---|---|
| 07210 | PERTAMBANGAN BIJIH URANIUM DAN TORIUM | Kelompok ini mencakup - pertambangan bijih yang mengandung konsentrat uranium dan torium, seperti bijih uranium (pitchblende); - pengkonsentratan uranium dan torium; - pembuatan talam kuning. Kelompok ini tidak mencakup - peningkatan kadar dan mutu bijih uranium dan torium, ; - produksi logam uranium dari bijih uranium dan torium atau bijih lainnya, ; - pengolahan lebih lanjut uranium, seperti peleburan dan penyulingan, . |
| 07221 | PERTAMBANGAN EMAS DAN PERAK | Kelompok ini mencakup kegiatan pertambangan, pembersihan, dan pemisahan bijih emas dan perak. |
| 07229 | PERTAMBANGAN BIJIH LOGAM MULIA LAINNYA | Kelompok ini mencakup kegaitan pertambangan dan pembersihan bijih logam mulia lainnya selain bijih logam emas dan perak, seperti bijih platina. |
| 07291 | PERTAMBANGAN BIJIH TIMAH | Kelompok ini mencakup kegiatan pertambangan dan penyiapan bijih timah. |
| 07292 | PERTAMBANGAN BIJIH TIMAH HITAM | Kelompok ini mencakup kegiatan pertambangan dan penyiapan bijih timah hitam. |
| 07293 | PERTAMBANGAN BIJIH BAUKSIT | Kelompok ini mencakup kegiatan pertambangan dan penampungan bijih bauksit. |
| 07294 | PERTAMBANGAN BIJIH TEMBAGA | Kelompok ini mencakup kegiatan pertambangan bijih tembaga, yang terdiri dari kalkosit serta batuan berupa campuran montiselit/monticellite dan tembaga skarn. |
| 07295 | PERTAMBANGAN BIJIH NIKEL | Kelompok ini mencakup kegiatan pertambangan dan penyiapan bijih nikel. |
| 07296 | PERTAMBANGAN BIJIH MANGAN | Kelompok ini mencakup kegiatan pertambangan dan penyiapan bijih mangan. |
| 07299 | PERTAMBANGAN BAHAN GALIAN LAINNYA YANG TIDAK MENGANDUNG BIJIH BESI YTDL | Kelompok ini mencakup kegiatan pertambangan bahan galian lainnya yang tidak mengandung bijih besi yang belum termasuk kelompok 07291 s.d. 07296, seperti bijih seng, platinum, silikon, litium, berilium, magnesium, kalium, kalsium, bismut, molibdenum, raksa, wolfram/tungsten, titanium, vanadium, kromit, antimoni, kobalt, tantalum, kadmium, galium, indium, yitrium, magnetit, niobium, zirkonium, ilmenit, krom, sesium, hafnium, skandium, rutenium, selenium, telurida, strontium, germanium, dan senotim. |
Halaman 14 dari 152
Butuh bantuan memilih kode KBLI?
Tim konsultan kami siap membantu Anda menentukan kode KBLI 2025 yang tepat untuk usaha Anda.
Konsultasi via WhatsApp